Esports saat ini sedang happening. Apalagi sejak dipertandingkan sebagai cabang olah raga demonstrasi di asian games 2018 kemarin. Hal ini menyebabkan banyak gamers bercita cita ingin menjadi atlit esports yang handal. Tapi apa syaratnya untuk menjadi seorang atlit esports yang berprestasi?

Selama ini banyak pemikiran yang salah berkembang di benak para gamers. Mereka menganggap dengan makin banyak bermain, dan makin banyak ikut serta dalam pertandingan, maka akan makin bisa meningkatkan kemampuan mereka.

Apakah ini benar ? Ternyata tidak seratus persen benar.

Ada beberapa hal yang para gamers harus benar benar perhatikan. Yang pertama justru adalah latihan fisik.

Game esports pada umumnya adalah jenis game strategy yang membutuhkan kecepatan berpikir, dan konsentrasi yang tinggi untuk waktu yang cukup lama. Perbedaan diantara tim yang menang dan tim yang kalah, sering kali ditentukan oleh kemampuan si gamers untuk berkonsentrasi penuh lebih lama daripada pihak lawannya.

Dan untuk bisa konsentrasi penuh dalam waktu yang lama, kebugaran tubuh adalah salah satu syarat yang paling penting. Hal ini justru menjadikan latihan fisik, adalah salah satu syarat penting bagi para calon atlit Esports. 

Jika gamers suka berenang, maka minimal berenang 2-3 kali seminggu. Sebaliknya jika gamers suka bermain tennis, maka mainkan tennis selama beberapa kali seminggu.

Melalui kegiatan fisik tersebut, maka badan bisa menjadi lebih sehat, sehingga para gamers nantinya bisa berkonsentrasi lebih lama.

Sebaliknya main game selama berjam jam setiap hari, justru akan membuat badan menjadi tidak sehat, dan pada akhirnya akan menurunkan kemampuan para gamers untuk berkonsentrasi penuh saat bertanding.

 

0
0
0
s2sdefault