Tim asal Asia Tenggara, yaitu Mineski, akhirnya berhasil menjadi juara di Dota 2 Asia Championship 2018 setelah di final hari ini, mengalahkan tim asal China, yaitu LGD Gaming dengan score 3:2. Mineski menampilkan permainan yang sangat baik, sepanjang tournament DAC 2018 ini.

Di fase group stage, mineski berhasil memenangkan 6 match dari total 7 match yang dijalankannya, sehingga Mineski menduduki posisi runner up di Group B. Satu satunya kekalahan Mineski adalah pada saat melawan Virtus.Pro.

Dengan berbekal runner up di Group B, Mineski melaju ke babak playoff dengan posisi di Upper Bracket. Sepanjang pertandingan Playoff, Mineski selalu berada di Upper Bracket dengan mengalahkan Optic Gaming, dan Vici Gaming.

Sedangkan beberapa tim kuat calon juara lainnya seperti Virtus.Pro, Evil Geninuses dan Team Liquid, harus terlempar ke lower bracket.

Di babak Final Upper Bracket, Mineski bertemu dengan Team LGD Gaming, dan berhasil memenangkan pertandingan dengan score 2:0 sehingga langsung melaju ke babak Grand Final. Sedangkan LGD Gaming, terlempar ke lower bracket final dengan menghadapi team Virtus.Pro yang akhirnya dimenangkan oleh LGD Gaming dengan score 2:1

Dengan demikian, untuk kedua kali nya, Mineski akan bertemu dengan LGD gaming di babak puncak Grand Final DAC 2018 ini.

Pertandingan di Grandfinal berlangsung dengan sangat ketat, dimana hingga match ke 4, kedua tim membagi score yang sama kuat, yaitu 2:2.

Match terakhir akan menjadi penentuan, siapa yang akan menjadi juara dari DAC 2018 ini dan berhak memperoleh hadiah sebesar 370,000 USD atau sekitar 5 milliar rupiah.

Melalui pertandingan yang cukup seru, akhirnya Mineski menutup match ke 5 ini dengan kemenangan atas LGD Gaming, sehingga Mineski berhasil menjadi juara dari tournament Dota 2 Asia Championship 2018 ini.

Selamat kepada Mineski yang telah menunjukkan kepada komunitas dota dunia, bahwa tim asia tenggara patut diperhitungkan :)

0
0
0
s2sdefault