Game Dota 2 kini mencapai angka pemain aktif terendah sejak tahun 2014 lalu. Apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi dengan game sepopuler Dota 2?

Menurut statistik, selama 30 hari terakhir game Dota 2 mencatat angka 843 ribu pemain aktif dan angka tersebut adalah angka kedua terendah sejak bulan Juli 2014 lalu. Angka terendah tercatat pada bulan Juli 2017 dimana pemain aktif hanya ada di angka 825 ribu pemain. Lalu pada bulan Agustus game Dota 2 mendapatkan peningkatan sebanyak 6% berkat event The International 7.

Jika dibandingkan dengan stastistik tahun 2015 dan 2016, game Dota 2 terlihat sangat mengalami penurunan. Pada tahun tersebut game Dota 2 mampu mencapai angka 1 juta pemain dalam beberapa bulan dan angka tersebut masih dapat dijaga pada bulan Januari dan Februari tahun ini, meskipun akhirnya harus berakhir pada bulan Maret 2017 dimana pemain hanya mencapai angka 900 ribu pemain saja. Jadi dalam kurung waktu 3-4 bulan game Dota 2 kehilangan 100 ribu pemain.

Penurunan ini juga sangat dipengaruhi oleh kedatangan game baru yaitu PlayerUnknown's Battlegrounds yang berhasil memecahkan rekor pemain aktif dari game Dota 2 dengan mencapai 1,3 juta pemain aktif dimana game Dota 2 hanya berhasil mencapai angka 1,2 juta pemain saja. Kemudian game yang ber-genre Battle Royale ini juga belum memperlihatkan tanda-tanda penurunan dengan berhasil mencapai angka 1,4 juta pemain.

Jika dilihat, ada perbedaan sangat besar dari game PUBG dengan Dota 2 dari segi waktu. Game PUBG tergolong game yang cepat untuk dimainkan, jika Anda mati di pertempuran maka Anda tinggal keluar dan langsung masuk ke game berikutnya. Berbeda dengan game Dota 2 yang mewajibkan pemain untuk tetap terus berada di pertandingan hingga game berakhir, jadi mungkin itu juga menjadi salah satu pengaruh mengapa game Dota 2 mengalami penurunan.

Lalu mungkin hal ini juga terjadi karena IceFrog dan Valve terlalu lama mempertahankan Patch 7.06 yang sudah berjalan hingga 4 bulan lamanya. Mungkin pemain Dota 2 akan kembali bermain ketika update Patch 7.07 sudah dikeluarkan dan memberikan 2 Hero baru yang sudah diperlihatkan di The International 7 sebelumnya.

Kemudian juga ada komplain mengenai sistem MMR yang lebih menggunakan sistem "Behavior Score" dibadingkan dengan angka MMR itu sendiri. "Behavior Score" merupakan skor yang didapatkan oleh pemain berdasarkan perilaku atau tindakan mereka terhadap pemain lain. Angka "Behavior Score" ada di 1 untuk terburuk sampai 10.000 yang merupakan angka terbaik. Dengan sistem tersebut banyak pemain yang mendapatkan team dengan MMR yang sangat jauh berbeda dan membuat gameplay menjadi kacau dan membuat pemain terkadang frustasi.

Tapi pastinya Valve akan mengambil langkah untuk mencegah pemain dari Dota 2 terus mengalami penurunan dan game ini juga sangatlah jauh dari kehancuran mengingat E-Sports terbesar saat ini berasal dari game Dota 2 dengan turnamen The International 7 yang memiliki total hadiah mencapai 24,7 Juta Dollar atau sekitar 330 Miliar Rupiah.

Via : Infotourney.com

0
0
0
s2sdefault