Dreamhack menjadi turnamen kedua setelah ESL yang akan mengikuti rekomendasi ESIC (Esports Integrity Coalition) mengenai peraturan baru seputar Cheat, Pengaturan Skor, dan Doping pada game CS:GO.

Peraturan baru ini akhirnya akan dianut oleh Dreamhack baik dikelas Open maupun Masters. Peraturan ini akan mulai berlaku pada turnamen Dreamhack berikutnya. Selain itu ESL juga akan mencabut pemain-pemain yang terkena skandal-skandal Cheat, Pengaturan Skor, serta Doping sejak tanggal 15 Februari 2015. Dimana kasus terbesar yang terjadi adalah pengaturan skor yang dilakukan oleh tim iBUYPOWER. Selain itu para pemain yang terkena VAC Banned juga akan mendapatkan kesempatan kedua di kancah kompetisi.

Setelah pihak ESL menjadi organizer turnamen pertama yang sudah mengikuti rekomendasi ESIC sejak bulan Juli lalu, kini Dreamhack mengambil keputusan untuk ikut serta dalam perubahan tersebut. Kini tinggal beberapa organizer turnamen yang masih belum mengikuti perubahan tersebut seperti ELEAGUE, StarLadder, dan PGL.

Berikut ini perubahan yang direkomendasikan oleh ESIC (Esports Integrity Coalition) :

- Cheating: Pelaku akan didiskualifikasi dari turnamen, hasil akhir tidak berlaku, hadiah dibatalkan. Ban selama antara 2 tahun hingga seumur hidup tergantung umur dan level pemain (amatir/pro) serta besarnya turnamen dan juga bagaimana sang pemain melakukan cheat. Jika pelaku cheat berada di atas level amatir (uang hadiah besar atau pada event profesional) maka minimal 5 tahun ban dan mungkin seumur hidup.
- Pengaturan skor dan perjudian: Hasil akhir tidak berlaku, Ban selama 5 tahun tergantung hasil penyelidikan ESIC Anti-Corruption Code dan ban bisa lebih lama lagi tergantung kondisi. Pembatalan hadiah serta dendan uang (jika diketahui sebelum turnamen berakhir maka tim akan didiskualifikasi).
- Doping untuk meningkatkan performa: Hasil akhir dibatalkan, Ban sekitar 1-2 tahun, pembatalan hadiah (jika diketahui sebelum turnamen berakhir maka tim akan didiskualifikasi).
- Manipulasi dan penyogokan di kompetisi: Hasil akhir dibatalkkan, Ban sekitar 1-2 tahun, pembatalan hadiah, dan denda uang (jika diketahui sebelum turnamen berakhir maka tim akan didiskualifikasi).

Dengan begitu, kita akan dapat melihat pemain-pemain veteran CS:GO yang terpaksa harus berhenti setelah terkena kasus Cheat, Pengaturan Skor, Doping, dan VAC di level kompetisi. Apakah nama-nama lama seperti Joshua “steel” Nissan, Braxton “swag” Pierce, Sam “DaZeD” Marine, dan Keven "AZK" Lariviere dari tim
iBUYPOWER akan segera kembali ke kancah kompetisi CS:GO?

0
0
0
s2sdefault