Tim Virtus.Pro yang menjadi tim Dota 2 andalan dari regional CIS memutuskan untuk tetap mempertahankan tim mereka meskipun mereka hanya berhasil finish pada urutan 5-6 di ajang The International 7.

Setelah ajang The International, biasanya banyak sekali tim yang melakukan perombakan pada tim berdasarkan hasil yang mereka capai. Memang tim VP terbilang mencapai hasil yang cukup baik dengan mencapai posisi urutan 5-6 tapi biasanya mungkin ada 1-2 orang pemain yang diganti melihat performa mereka yang dianggap tidak sesuai ekspetasi tim. Contoh saja Team Secret yang akhirnya memutuskan untuk mengganti 2 pemain mereka.

Tapi tim Virtus.Pro memutuskan untuk tetap mempertahankan seluruh rosternya yang mereka anggap cukup berhasil pada tahun ini. Seperti yang kita ketahui tim VP pada tahun ini berhasil menjadi juara di ajang Dota 2 Summit 7 dan juga mengamankan juara 2 di Kiev Major 2017.

Pada ajang The International 7, mereka berhasil mendapatkan posisi 4 di grup B dengan 10 kemenangan dan 6 kekalahan sehingga mereka berhak untuk berada di Upper Bracket. Setelah mereka berhasil mengalahkan LGD Gaming di babak pertama fase Main Event, kemudian mereka bertemu dengan LGD.Forever Young dan harus menerima kekalahan telak 2-0. Di Lower Bracket, VP langsung bertemu dengan juara TI 7 yaitu Team Liquid dan kalah dengan perlawanan yang sangat sengit. Dengan begitu tim Virtus.Pro berhak untuk mendapatkan hadiah sebesar $1.110.956 atau sekitar 14,8 Miliar Rupiah.

Apakah tim Virtus.Pro mengambil langkah yang tepat dengan mempertahankan seluruh anggota timnya? Atau seharusnya mereka melakukan perubahan?

0
0
0
s2sdefault