Sejak pertandingan The International 2017 dimulai, Key Arena diramaikan dengan dominasi dari tim tim dota 2 asal China. Bahkan di semifinal, China menempatkan 3 tim terkuatnya yaitu Newbee, LGD dan LFY. Tapi ada 1 tim eropa yaitu Liquid, yang dikeroyok oleh 3 tim raksasa dari China.

Walaupun semangat china doto sangat besar, tapi tidak disangka sangka, ternyata tim yang berhasil menjuarai The International 2017 dan membawa pulang hadiah sebesar hampir 144 Miliar rupiah, justru  adalah tim kuda hitam asal Eropa tersebut.

Di Grand Final, bahkan tim Liquid berhasil mengalahkan tim Newbee dengan score yang cukup telak, yaitu 3:0

Perjalanan tim liquid tidaklah mudah. Karena sejak hari pertama, tim tersebut kalah dari salah satu kandidat juara dari China yaitu Invictus Gaming, dan terlempar ke lower bracket.

Sejak hari pertama, tim liquid harus berjalan dengan susah payah di lower bracket. Tapi tim ini mampu menang dengan berturut turut dengan mengalahkan tim secret, team empire, virtus pro dan LGD Gaming.

Bahkan di babak Lower Bracket Final, tim Liquid berhasil mengalahkan salah satu favorit juara yang sepanjang event sangat bagus performanya yaitu tim LFY.

Pertandingan final antara tim Liquid dan tim Newbee diwarnai dengan banyaknya dukungan kepada tim Liquid, karena merupakan satu satu nya tim lain yang berhasil menembus dominasi tim tim dota asal China.

Newbee yang menjadi juara kedua , berhasil membawa pulang hadiah sebesar lebih dari 52 miliar rupiah, sedangkan tim juara 3 yaitu LFY, membawa pulang hadiah sebesar 32 miliar rupiah.

Sebagai informasi, the International 2017 ini mencetak rekor dengan dengan menyediakan total hadiah sebesar 24 juta dollar atau 320 miliar rupiah.

0
0
0
s2sdefault