Setelah pengumuman dari pihak Valve mengenai perubahan sistem kompetisi yang akan dianut oleh game Dota 2 setelah The International 7, tampaknya tim-tim profesional sudah mulai mengamankan anggota timnya.

Tim yang pertama mengumumkan untuk mengontrak pemainnya adalah tim Virtus.Pro dengan kontrak hingga akhir tahun 2018. Hal ini berbeda dengan yang biasa dilakukan tim profesional pada umumnya yang hanya mengontrak pemain dalam jangka 6-12 bulan saja.

Sebelumnya sangatlah jarang ada tim yang mampu bertahan secara penuh karena pastinya adanya perselisihan di dalam tim atau performa pemain tersebut tidak memenuhi standart dari tim. Jadi dengan dilakukannya kontrak jangka panjang ini, mungkin akan dapat memberikan kestabilan lebih kepada tim.

Tim Virtus.Pro sekarang dipimpin oleh Alexey “Solo” Berezin yang mulai masuk ke dalam tim VP pada bulan Agustus lalu. Hal tersebut diambil tim VP setelah mereka gagal masuk ke dalam The International 6 dan membuat mereka melakukan reshuffle pada seluruh anggota tim yang lama.

Mungkin keputusan tim VP mengontrak pemain-pemain mereka dalam jangka waktu yang lama juga melihat keberhasilan mereka dalam memenangkan DOTA 2 Summit 7 dan membuat mereka menjadi kandidat yang kuat dalam ajang The International 7.

Mari kita lihat sepak terjang tim Virtus.Pro di ajang The International 7 nanti.

0
0
0
s2sdefault