Berita mengenai Esports akan dipertandingkan sebagai cabang olah raga demonstrasi di Asian Games 2018, Jakarta, membuat heboh para Gamers di Indonesia maupun dunia. Ligagame kali ini akan memberikan informasi mengenai proses "Esports Road to Asian Games" yang dilakukan oleh IeSPA dan IeSF.

Setelah berita heboh yang menguncang komunitas gamers kemarin, akhirnya bpk. Eddy Lim, sebagai ketua umum IeSPA (Indonesia Esports Association) serta founder dari Ligagame, membuka informasi yang selama ini disimpan dan belum dilepas ke media.

Usaha untuk memasukkan Esports sebagai salah satu cabang olah raga di Asian Games 2018, sudah dilakukan sejak 2015.
International Esports Federation atau IeSF , melakukan pembicaraan dengan Indonesia Esports Association atau IeSPA , mengenai rencana agar Esports diakui sebagai olah raga resmi. Beberapa hal yang harus dilakukan, salah satunya adalah dengan adanya Esports di event olah raga International.

Berita bahwa Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018, membuka jalan bagi IeSF dan IeSPA untuk mengupayakan agar Esports bisa menjadi salah satu cabang olah raga di event skala asia ini.
Pada bulan september 2015, President IeSF, Mr. Byun Hun Jun, datang ke Jakarta, dan bersama sama dengan President IeSPA, bpk. Eddy Lim berkunjung menemui ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), yang saat itu masih dijabat oleh ibu. Rita Subowo.

Pertemuan ini menghasilkan keputusan, untuk memulai proses mengupayakan agar Esports menjadi salah satu cabang olah raga di Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan di Indonesia.

Selain proses yang dilakukan di Indonesia, oleh pihak IeSPA,... pihak International Esports Federation atau IeSF, juga melakukan pendekatan kepada Alisports yang merupakan bagian dari Alibaba Group, agar bekerja sama mendukung Esports menjadi olah raga yang diakui.


Pada bulan July 2016, IeSF melakukan MOU dengan Alisport sebagai tanda dimulainya hubungan kerjasama antara kedua pihak. Bpk. Eddy Lim, yang saat itu masih menjabat sebagai salah satu anggota dewan (Board) dari IeSF, turut hadir dalam upacara penanda tanganan kerja sama antara Alisports dan IeSF di kota Shanghai. Pertemuan di Shanghai ini , membahas banyak hal seputar Esports, termasuk mengupayakan agar Esports diterima oleh IOC dan diakui sebagai cabang olah raga resmi serta Esports di pertandingkan di multi events olah raga international.

IeSPA sebagai salah satu inisiator, melakukan pendekatan dan pembicaraan kepada pihak INASGOC atau Komite Asian Games 2018 di Jakarta. Sedangkan IeSF mengupayakan negosiasi di sisi International.

Perjanjian kerjasama antara Alisports dan OCA yang dilakukan beberapa hari yang lalu, mempermulus proses Esports diterima sebagai salah satu cabang olah raga di Asian Games.

Salah satu process yang juga sudah dilakukan oleh IeSPA adalah, Esports dipertandingkan di TAFISA GAMES 2016, yang juga dilaksanakan di Jakarta pada bulan oktober tahun 2016 yang lalu.

Dan sebagai informasi bagi para gamers, untuk menjadi cabang olah raga resmi, harus melalui 1 atau 2 kali menjadi cabang olah raga demonstrasi terlebih dahulu. Dan di Asian Games 2018, Jakarta , Esports akan memulai sebagai cabang olah raga demonstrasi. Menurut rencana , di Asian Games 2022 , Esports baru akan secara resmi menjadi cabang olah raga yang memperebutkan medali bagi para negara peserta.

0
0
0
s2sdefault