Memperoleh hasil buruk di 3 event yang diikuti, Counter Logic Gaming (CLG) akhirnya memutuskan untuk berpisah jalan dengan pelatihnya Garrett “Grt” Bambrough. Baru 2 bulan menggantikan pelatih sebelumnya Faruk "pita" Pita, CLG gagal berada di posisi 4 besar turnamen yang diikuti.

Hasil buruk yang diperoleh CLG antara lain berada di posisi 11-14 ELEAGUE Season 1, posisi 9-16 ELEAGUE Season 2’s North American qualifier dan gagal lolos ESL One: New York 2016 dan WESG 2016. Dalam pernyataan organisasi CLG di laman Facebooknya dikatakan kalau kinerja dari “Grt” gagal memenuhi ekspektasi dari tim, dan meminta para fansnya untuk bersabar sebab pihak organisasi dan para pemainnya akan berembuk untuk menemukan solusi yang terbaik.

Counter Logic Gaming kita ketahui gagal mencari pengganti yang sepadan dari 2 pemain bintangnya yaitu Josh “JDM” Marzano yang pindah ke Team Liquid dan Tarik “Tarik” Celik yang pindah ke Optic Gaming. Roster baru yang direkrut yaitu Ethan “nathE” Arnold dan Yassine “Subroza” Taoufik masih belum bisa mengangkat prestasi tim CLG di kawasan Amerika Utara (NA).

Untuk saat ini belum ada keterangan dari Garrett “Grt” Bambrough apakah ia akan mencari tim baru sebagai pemain atau melanjutkan kariernya sebagai pelatih.

CLG roster:
United States: James "hazed" Cobb
United States: Stephen "reltuC" Cutler
United States: Kenneth "koosta" Suen
United States: Ethan "NahtE" Arnold
Canada: Yassine "Subroza" Taoufik

0
0
0
s2sdefault